Eksplorasi Etnomatematika pada Kesenian Reog Bulkiyo di Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar

  • Siti Azizah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Eksplorasi; Etnomatematika; Reog Bulkiyo

Abstract

Etnomatematika merupakan pembelajaran tentang adat istiadat atau kebiasaan bahkan pola hidup suatu masyarakat yang berkaitan erat dengan konsep matematika. Namun kurangnya pengetahuan masyarakat tentang matematika membuat masyarakat menganggap matematika hanya dapat diperoleh dibangku sekolah formal, padahal matematika juga dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu dilakukan eksplorasi etnomatematika guna memberikan penjelasan terhadap masyarakat bahwa terdapat aktifitas matematika dalam kehidupan sehari-hari, adat istiadat dan kebiasaan dari suatu masyarakat. Peneliti melakukan penelitian pada kesenian Reog Bulkiyo di desa Kemloko kecamatan Nglegok kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, data diperoleh dari hasil observasi langsung, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat aktifitas matematika seperti aktifitas menghitung, mengukur dan membuat pola. Selain itu dalam gerak tari Reog Bulkiyo juga terdapat konsep matematika yaitu konsep geometri seperti bangun datar, sudut, dan refleksi.

Ethnomathematics is learning about customs or habits and even the patterns of life of a society that are closely related to mathematical concepts. However, the lack of public knowledge about mathematics makes people think that mathematics can only be obtained in formal schools, even though mathematics can also be found in everyday life. For this reason, an ethnomathematical exploration is carried out in order to provide an explanation to the community that there are mathematical activities in everyday life, customs, and habits of a society. Researchers conducted research on the art of Reog Bulkiyo in Kemloko village, Nglegok district, Blitar district. This study uses qualitative research with an ethnographic approach, with data obtained from direct observations, interviews, documentation, and literature studies. The results showed that there were mathematical activities such as counting, measuring, and making patterns. In addition, in the Reog Bulkiyo dance movement, there are also mathematical concepts, namely geometric concepts such as flat shapes, angles, and reflections.

References

Ahmad Yani, Z., Izzati, N., & Dwinata, A. (2019). Eksplorasi Etnomatematika pada Kesenian Tari Sekapur Sirih Kepulauan Riau sebagai Sumber Belajar Matematika sesuai Kurikulum 2013. In Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji (pp. 1–15).
Bernales, M., & Powell, A. B. (2018). Decolonizing Ethnomathematics. Ensino Em Re-Vista, 25(3), 565–587. https://doi.org/10.14393/ER-v25n3a2018-3
D’Ambrosio. (1985). Pedagogy of Mathematics. 5(1), 44–48.
Dwi Agustin, R., Ambarawati, M., & Dewi Kartika, E. (2019). Ethnomatematika : Budaya dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 11–18.
Hartono, & Saputro, M. (2018). Ethnomathematics on Dayak Tabun Traditional Tools for School Mathematics Learning. International Journal of Trends in Mathematics Education Research, 1(3), 80–86.
Hasliyati, A., Safitri, I., Novaldin, I. D., & Supiarmo, M. G. (2021). Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Tradisional Uma Lengge. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05(0), 3311–3321.
Jainuddin, E. S. S. (2020). Eksplorasi Etnomatematika pada Ukiran Toraja. 9(2), 31–47.
Lestari, P., Izzati, N., & Rosmery Tambuan, L. (2019). Eksplorasi Etnomatematika pada Tari Tradisional Zapin Penyengat Sebagai Sumber Belajar Matematika Sekolah. Program Studi Pendidikan Matematika FKIP, 1–19.
Ma’rifah, N., Widada, W., Aida, A., Yulfitri, Y., & Effendi, J. (2019). The students ’ mathematics understanding through ethnomathematics based on kejei dance. Journal of Physics, 1(3), 1–6. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1318/1/012079
Maryati, & Pratiwi, W. (2019). Etnomatematika: Eksplorasi dalam Tarian Tradisional pada Pembukaan Asian Games 2018. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika (FIBONANCI), 5(1), 23–28.
Muhtadi, D., Charitas, R., & Prahmana, I. (2017). SUNDANESE ETHNOMATHEMATICS : MATHEMATICAL ACTIVITIES IN ESTIMATING , MEASURING , AND MAKING. 8(2), 185–198.
Na’imatul N, L., Susanto, & Diah Sri Lestari, N. (2015). Identifikasi Aktivitas Etnomatematika Petani pada Masyarakat Jawa di Desa Sukoreno. Artikel Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 1–6. https://doi.org/susanto.fkip@unej.ac.id
Nobilo Pasia Janu, M., & Suwarsono, S. (2019). Mbaru Niang sebagai Objek Kajian Etnomatematika. Prosiding Sendika, 5(1), 546–551.
Puspadewi, K. R. (2014). Etnomatematika di Balik Kerajinan Anyaman Bali. 4(2), 80–89.
Putri, L. I. (2017). Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana Sebagai Sumber Belajar Matematika pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah “PENDIDIKAN DASAR,” IV(1), 21–31.
Sandhi, N. S. A., Trapsilasiwi, D., Yudianto, E., Suharto, & Sugiarti, T. (2018). Etnomatematika Pola Tarian Jejer Jaran Dawuk Banyuwangi sebagai Inspirasi Pengembangan Paket Tes Geometri. Kadikma, 9(3), 160–170.
Saraswati, A. R., & Narawati, T. (n.d.). Reog Bulkiyo Dance Learning to Increase Student Patriotism Values.
Sopamena, P., & Yapono, R. (2016). Etnomatematika Masyarakat Maluku Tengah dan Kota Ambon: Pemikiran Matematika dalam Multikultural. Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 2(2), 1–20.
Sudirman, Rosyadi, & Lestari, W. D. (2013). Penggunaan Etnomatematika pada Karya Seni Batik Indramayu dalm Pembelajaran Geometri Transformasi. Pedagogy, 2(1), 74–85.
Tandililing, P. (2015). EtnomatematikaToraja (Eksplorasi Geometri Budaya Toraja). Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pembelajarannya, 1(1), 47–57.
Ulum, B., Budiarto, M. T., & Ekawati, R. (2018). Etnomatematika Pasuruan: Eksplorasi Geometri untuk Sekolah Dasar pada Motif Batik Pasedahan Suropati. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 4(2).
Wahyuni, A., Aji Wedaring Tias, A., & Sani, B. (2013). Peran Etnomatematika dalam Membangun Karakter Bangsa. Prosiding, 978–979.
Widada, W., Herawaty, D., Falaq, A., Anggoro, D., Yudha, A., & Hayati, M. K. (2019). Ethnomathematics and Outdoor Learning to Improve Problem Solving Ability. 295(ICETeP 2018), 13–16.
Widikurnia, N., & Yanuartuti, S. (2016). Pergeseran Fungsi Kesenian reog Bulkiyo di Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan, 2(8), 1–18.
Worowirastri Ekowati, D., Ika Kusumaningtyas, D., & Sulistyani, N. (2017). Ethnomathematica dalam Pembelajaran Matematika (Pembelajaran Bilangan dengan Media Batik Madura, Tari Khas Tranggal dan Tari Khas Madura). Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, 5(2), 716–721.
Published
2022-02-28