Eksplorasi Konsep Matematika pada Tembe Nggoli dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Geometri, Deret Aritmatika dan Deret Geometri
Abstract
Etnomatematika mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami matematika dalam konteks. Difokuskan pada kerajinan tenun khas Bima Tembe Nggoli, penelitian ini menyelidiki hubungan budaya dan matematika. Studi ini menemukan elemen matematis dalam motif Tembe Nggoli, termasuk geometri dan pola bilangan, dengan menggunakan metode eksplorasi budaya. Hasilnya menunjukkan bahwa motif geometri (segitiga, belah ketupat, dan persegi) dan pola bilangan dapat digunakan sebagai alat untuk mengajarkan siswa konsep matematika, terutama geometri dan pola bilangan. Metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang matematika tetapi juga meningkatkan kecintaannya terhadap budaya lokal.
References
Afifah, D. S. N., Putri, I. M., & Listiawan, T. (2020). Eksplorasi Etnomatematika Pada Batik Gajah Mada Motif Sekar Jagad Tulungagung. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika Dan Terapan, 14(1), 101–112. https://doi.org/10.30598/barekengvol14iss1pp101-112
Haidar, M. Z., Bakti, L. D., & Samsumar, L. D. (2022). Web Based Analysis and Design of Web Basedwoven Fabrics Using the Rad Model. Jurnal Kecerdasan Buatan Dan Teknologi Informasi (JKBTI), 1(3), 11–17.
Juano, A., & Jediut, M. (2019). Dalam Budaya Masyarakat Manggarai. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, Volume 11, Nomor 2, Juli 2019, 11(Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio), 270–278. https://unikastpaulus.ac.id/jurnal/index.php/jpkm/article/view/159
Juliyati, D., & Rahman, A. (2023). Kerajinan Tembe Nggoli Di Bima Nusa Tenggara Barat Dalam Prespektif Antropologi Fungsionalisme. CEMERLANG : Jurnal Manajemen Dan Ekonomi Bisnis, 3(1), 212–224. https://doi.org/10.55606/cemerlang.v3i1.729
Kunang, I., Bito, G. S., & Wali, M. (2022). Konten Matematika Sekolah Dasar Pada Alat Dan Proses Pembuatan Kain Tenun Masyarakat Kedang Di Pulau Lembata. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(2), 224–231. https://doi.org/10.37478/jpm.v3i2.1539
Martyanti, A. and, & Suhartini. (2018). NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0 Etnomatematika: Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Budaya Dan Matematika. Indomath, 1(1), 35–41. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/indomath
Muhtadi, D., Sukirwan, Warsito, & Prahmana, R. C. I. (2017). Sundanese ethnomathematics: Mathematical activities in estimating, measuring, and making patterns. Journal on Mathematics Education, 8(2), 185–198. https://doi.org/10.22342/jme.8.2.4055.185-198
Nur Azmi, & Rosdiana. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Smp Negeri 2 Meurah Mulia. Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education, 2(2), 82–90. https://doi.org/10.47766/arriyadhiyyat.v2i2.180
Sembiring, R. K. (2010). Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI): Perkembangan dan Tantangannya. IndoMS. J.M.E, 1(1), 11–16.
Wahyuni, S., & Kusaeri, A. (2024). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dan Berpikir Logis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematis Berbasis Etnomatematika Kain Tenun Tembe Nggoli Bima. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 281–297. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1464
Wiska, A., Tanjung, H. S., Rahman, A. A., & Nasryah, C. E. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Terintegrasi Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas XI SMA. Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(3), 9–20. https://doi.org/10.51276/edu.v1i3.49



