Implementasi Penerapan Ice Breaking Untuk Menjaga Fokus Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VIII MTs NWDI Toya
Abstrak
Ice breaking sebagai salah satu teknik intraktif, berfungsi untuk mencairkan suasana, menghilangkan kejenuhan, melatih konsentrasi agar siswa pokus sebelum memulai pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi penerapan teknik ice breaking dalam menjaga pokus siswa pada mata pelajaran Fikih di kelas VIII MTs NWDI Toya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan penerapan ice breaking dalam pembelajaran fikih dan dan dampaknya terhadap pokus siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik ice breaking yang di terapkan secara tepat dapat membantu menjaga pokus siswa, menciptakan suasana yang menyenangkan, serta meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Selain itu siswa juga dapat lebih mudah memahami materi fikih yang disampaikan setelah adanya penerapan ice breaking yang efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ice breaking memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fikih di kelas VIII MTs NWDI Toya.
Referensi
Agus, W., & Hamirin. (2012). Menjadi Guru Berkarakter (Y. P. Pelajar (ed.)).
Danajaya, U. (2013). Media Pembelajaran Aktif Edisi III. Bandung: Nuansa Cendikia.
Dimyati, & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Fanani, A. (2010). Ice Breaking Dalam Proses Belajar Mengajar. Jurnal Buana Pendidikan, 6(11), 67–70. https://doi.org/10.1145/3110292.3110316
Fitri, B. Z., Saud, S., & Fatimah, S. (2024). Metode Permainan Pantomime dalam Penguasaan Kosakata Verba. Academic : Journal of Social and Educational Studies, 2(2), 121. https://doi.org/10.26858/academic.v2i2.63330
Harianja, M. M., & Sapri, S. (2022). Implementasi Dan Manfaat Ice Breaking Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1324–1330. http://repository.uinsu.ac.id/15969/
Kusumawardani, E. D., Rasiman, Supiyah, & Rachmawati, R. C. (2024). Implementasi Ice Breaking Berbantuan Lagu ”Disini Teman Disana Teman” Untuk Meningkatkan Minat Belajar Bagi Siswa Kelas 2 SDN Jatingaleh 01. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(2), 145–158.
Muharrir, Herdah, & Effendy, R. (2022). Penggunaan Ice Breaking dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII SMP Muhammadiyah Pinrang. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 20(2), 179–186. https://doi.org/10.35905/alishlah.v20i2.3318
Munif, C. (2013). Gurunya Manusia. Bandung: Kaifa.
Porter, D. B. (2012). Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Jakarta: Kaifa Learning.
Romlah. (2010). Psikologi Pendidikan. Malang: UMM Pers.
Saputra, H., Mujib, M., Fadila, A., & Nofiansyah, W. (2023). Model Pembelajaran Poe Berbantuan Aplikasi Geogebra Ditinjau Dari Gaya Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 320–327. https://doi.org/10.24127/emteka.v4i2.3560
Sulastri. (2014). Tips & Trik Ciptakan “WOW” di Sekolah. Luxima.
Sunarto. (2017). Ice Breaker dalam Pembelajaran Aktif. Surakarta: Yuma Pustaka.



