Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Inkuiri Terbimbing Tema Ekosistem Kelas V SDN 01 Teko
Abstrak
Hasil pembelajaran yang telah dilakukan diperoleh bahwa permasalahan siswa belum menguasai hasil pembelajaran materi menganalisis hubungan antar kompon enekosistem dan jaring makanan di lingkungan sekitar. Penelitian dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang berupa siklus yang mengacu pada model spiral dari Kemmis dan Tagart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berdampak positif dalam upaya meningkatkan hasil belajar baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Hasil penelitian upaya meningkatkan hasil belajar siswa tema Ekosistem melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas V SDN 01 Teko menunjukkan aspek kognitif meningkat dariprasiklus diperoleh sebesar 25%, siklus I diperoleh sebesar 55%, dan siklus II diperoleh sebesar 80%. Hasil belajar afektif ditunjukkan dengan peningkatan positif keaktifan dan tanggung jawab siswa terhadap penugasan. Pada ranah psikomotorik, model pembelajaran inkuirimampu meningkatkan keterampilan merumuskan masalah dan berhipotesis, mengumpulkan data, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan temuan.
Referensi
Arikunto,S.(2009).ProsedurPenelitianSuatuPendekatanPraktik.Jakarta:RinekaCipta
Adiputra, D. K. (2017). Pengaruh Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Keterampilan Proses Sains terhadap hasil belajar IPA kelas VI di SD Negeri Cipete 2 Kecamatan Curug KotaSerang. Jurnal Pendidikan Dasar Setia Budhi, 1(1), 22-34.
Hasanah, U. (2015). Pengaruh metode inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di MI Miftahul Huda Turen Malang [tesis]. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Iswatun, I., Mosik, M., & Subali, B. (2017). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS dan hasil belajar siswa SMP kelas VIII. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 3(2), 150-160. https://doi.org/10.21831/jipi.v3i2.14871.
Karitas, D. P. (2017). Ekosistem: Buku tematik terpadu kurikulum 2013. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud
Nurdiansya, & Fahyuni, E.F. (2016). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013. Nizamia Learning Center
Sudjana,N.(2013). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sapriati, A. (2021). Pendekatan dalam Pembelajaran IPA di SD. Dalam Sapriati, A., Hartinawati, Sulaiman, M., Budiastra, A.A.K., Rockhiyah, I., Rumanta, M., Ristasa, R., Nasution, N., & Sulistyarini, S., Pembelajaran IPA di SD (edisi 2), (pp.2.1-2.24). Penerbitan Universitas Terbuka.
Siregar, E. & Kasono, A. (2021). Teori Belajar Konstruktivistik. Dalam Siregar, E., Widyaningrum, R., Listyasari, W.D., Kasono, A., & Septiani, M., Teori belajar dan pembelajaran (edisi 3), (pp.5.1-5.36). Penerbitan Universitas Terbuka.
Sukma, S., Komariyah, L., & Syam, M. (2016). Pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing dan motivasi terhadap hasil belajar fisika siswa. Jurnal Saintifika, 18(1), 59-63. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/STF/article/view/3185/2537.
Ulva, V., Ibrohim, I., & Sutopo, S. (2017). Mengembangkan sikap ilmiah siswa SMP melalui pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi ekosistem. Jurnal Pendidikan, 2(5), 622-626. http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v2i5.9077
Pratiwi, K. F., Wijayati, N., Mahatmanti, F.W., & Marsudi. (2019). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis penilaian autentik terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2337-2348. https://doi.org/10.15294/jipk.v13i1.15385



