ETNOMATEMATIKA PADA TARI RUDAT LOMBOK

  • Al- Cendy Ivan Finanda Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Mataram
  • Yuliana Sari Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Mataram
  • I Gusti Ayu Gayatri Febrianty Putri Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Mataram
  • Baiq Ika Masni Aprianti Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Mataram

Abstrak

Etnomatematika merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempelajari matematika dengan melibatkan aktivitas atau budaya daerah sekitar sehingga memudahkan seseorang untuk memahami pembelajaran matematika. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kebudayaan memiliki kaitan dengan matematika, khususnya yang peneliti angkat adalah kebudayaan tarian tradisional suku sasak yaitu tari Rudat. Yang mana pada tari Rudat ini, ditemukannya pola-pola Gerakan yang membentuk suatu bentuk geometri dan besaran sudut yang berulang. Adapun bentuk geometri yang dibentuk seperti persegi dan jajar genjang, untuk sudut yang dibentuk dari Gerakan penari berupa sudut siku-siku, sudut tumpul, dan sudut lancip. Dari pola-pola tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran matematika yang erat kaitannya dengan kebudayaan.

Referensi

Elly Susanti, Nur Wiji Sholikin, Marhayati, T. (2020). Designing Culturally-rich Local Games for Mathematics Learning. 13(1), 49–60. https://doi.org/10.20414/betajtm.v13i1.354
Fouze, A. Q., & Amit, M. (2023). The Importance of Ethnomathematics Education. Creative Education, 14(4), Article 4. https://doi.org/10.4236/ce.2023.144048
Hadi, H. S., Supiarmo, M. G., Hidayat, M. Q., & A, L. A. (2022). Ethnomathematics: Concept of Transformation Geometry in Sasambo Batik Motifs Bale Lumbung Sasak. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 7(1), Article 1. https://doi.org/10.33369/jpmr.v7i1.20659
Hidayati, F. N., & Prahmana, R. C. I. (2022). Ethnomathematics’ Research in Indonesia during 2015-2020. Indonesian Journal of Ethnomathematics, 1(1), 29–42.
Iden Rainal Ihsan, T. R. P. (2015). Pembelajaran Fungsi di Sekolah Menengah Pertama Melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Sunda. October, 1–6. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.1392.8400
Jemamun, M. U., Blegur, I. K. S., & ... (2023). Etnomatematika pada Tarian Tradisional Nusantara dan Perannya dalam Pembelajaran Matematika. SANTIKA: Seminar …, 529–542.
Kabuye Batiibwe, M. S. (2024). The role of ethnomathematics in mathematics education: A literature review. Asian Journal for Mathematics Education, 3(4), 383–405. https://doi.org/10.1177/27527263241300400
Kusuma, D. A. (2019). Peningkatan Komunikasi Matematis Siswa Menggunakan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Etnomatematika Dengan Penerapan Mozart Effect (Studi Eksperimen terhadap Siswa Sekolah Menengah Pertama). Jurnal Teorema: Teori Dan Riset Matematika, 4(1), 65–74.
M. Gunawan Supiarmo, Sri Harmonika, Muhammad Wiranadi Utama, T. (2022). Cultural-Based Contextual Learning Design Material Area and Circumference of the Square Through Tools Ancak. Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika, 6(1), 48–63.
Maria Agustina Kleden, Uda Geradus, Y. S. (2017). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Pesisir. Seminar Nasional Matematika Dan Aplikasinya, 150–159.
Ramdani, E. (2018). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1–10.
Safitri, A. H. I., Novaldin, I. D., & Supiarmo, M. G. (2022). Uma Lengge Traditional Building as a Source of Ethnomathematics-Based Mathematics Learning Implementation. EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 45–52.
Diterbitkan
2025-08-30
Bagian
Articles