Optimalisasi Kebugaran Jasmani Siswa di MIN 6 Ngawi melalui Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN)

  • Kuncoro Darumoyo Universitas Lambung Mangkurat
  • Andy Widhiya Bayu Utomo STKIP Modern Ngawi
  • Kartika Septianingrum STKIP Modern Ngawi
Keywords: sosialisai, Kebugaran Jasmani, Tes Kebugaran Pelajar Nusantara

Abstract

Berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi, terlihat sebagian besar siswa MIN 6 Ngawi kurang melakukan aktifitas fisik. Keadaan ini dikhawatirkan berdampak langsung pada kebugaran jasmani mereka. Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) berupa sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kegiatan pada 17 Desember 2024 melibatkan 53 siswa dan 8 guru. Program mencakup sosialisasi pentingnya kebugaran jasmani, pelatihan pelaksanaan TKPN, serta sosialisasi gaya hidup sehat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa dan guru tentang kebugaran jasmani, memberikan pelatihan pelaksanaan TKPN, dan memotivasi siswa untuk aktif berolahraga. Manfaatnya meliputi peningkatan kebugaran, data berbasis evaluasi, dan pengembangan program olahraga sekolah. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode sosialisasi, bimbingan teknis, dan evaluasi pelaksanaan TKPN. Beberapa kendala yang ditemukan seperti minimnya waktu pelaksanaan yang mengakibatkan materi teori tidak bisa dijelaskan secara mendalam namun dapat disiasati dengan melakukan pendampingan secara langsung kepada guru selaku tester. Antusias siswa yang menurun saat  sosialisasi terakhir karena lelah setelah melakukan tes kebugaran dapat disiasati dengan memberikan icebreaking saat penyampaian materi sehingga mereka kembali bersemangat. Dapat disimpulkan bahwa program pengabdian masyarakat dengan Tema Sosialisasi dan Bimtek Pelaksanaan Tes Kebugaran  Pelajar Nusantara telah berjalan sesuai dengan target yang telah direncanakan. Program pengabdian masyarakat ini telah memberikan manfaat kepada mitra berupa pengetahuan dan kemampuan melaksanakan tes kebugaran kepada siswa. Melalui program pengabdian masyarakat ini mitra dapat mengetahui data tingkat kebugaran siswa saat ini sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan program yang bisa dilakukan di sekolah guna meningatkan kebugaran para siswa.

References

Darmawan, I. (2017). Upaya Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Melalui Penjas. Journal JIP, 7(2), 143–154. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jrnspirasi

Hidayat, W., Ristyowati, T., & Putro, G. (2020). Analisis Beban Kerja Fisiologis sebagai Dasar Penentuan Waktu Istirahat untuk Mengurangi Kelelahan Kerja. OPSI, 13, 62. https://doi.org/10.31315/opsi.v13i1.3469

Hills, A. P., King, N. A., & Armstrong, T. P. (2007). The contribution of physical activity and sedentary behaviours to the growth and development of children and adolescents: implications for overweight and obesity. Sports Medicine (Auckland, N.Z.), 37(6), 533–545. https://doi.org/10.2165/00007256-200737060-00006

Indonesia, K. K. R. (2019). Pedoman Pembinaan Kebugaran Jasmani Peserta Didik Melalui Upaya Kesehatan Sekolah. Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian kesehatan.

Januarianto, F. A., & Warthadi, A. N. (2023). Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Jambura Journal of Sports Coaching, 5(2), 149–154. https://doi.org/10.37311/jjsc.v5i2.20890

Kapti, J., & Winarno, M. E. (2022). Hubungan Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Penjas SMP: Literature Review. Sport Science and Health, 4(3), 258–267. https://doi.org/10.17977/um062v4i32022p258-267

Mintarto, E., & Fattahilah, M. (2019). Efek Suhu Lingkungan Terhadap Fisiologi Tubuh pada saat Melakukan Latihan Olahraga. JSES : Journal of Sport and Exercise Science, 2(1), 9. https://doi.org/10.26740/jses.v2n1.p9-13

Oktaviani, N. A., & Wibowo, S. (2020). SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP NEGERI DI MADIUN. JPOK, Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 09(01), 7–18.

Pardilla, H., & Jufrianis. (2021). Endurancedalam Meningkatkan KinerjaPelatih Olahraga di Desa Pulau Jambu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(02), 52–57.

Pasaribu, A. M. N. (2020). Modul Guru Pembelajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. In Tes dan Pengukuran Olahraga. Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM). www.ypsimbanten.com

PP Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional. https://deputi4.kemenpora.go.id/dokumen/20/pp-nomor-86-tahun-2021-tentang-desain-besar-olahraga-nasional

Rahmawati, M., Rakhman, P., & Rokmanah, S. (2023). Implementasi Dan Manfaat Ice Breaking Dalam Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Peserta Didik SDN Blok I Cilegon. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 10, 66–74. https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i1.15903

Rusdiana, A., Wiriawan, O., Ronald, H., Hadi, Guntur, Komarudin, Darmadi, D., & Ardha, M. A. Al. (2022). Pedoman Pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara. Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Suharjana. (2015). Analisis Program Kebugaran Jasmani Pada Pusat-Pusat Kebugaran Jasmani Di Yogyakarta. Medikora, 11(2), 135–149. https://doi.org/10.21831/medikora.v11i2.2813

Published
2025-01-28
Section
Articles