Pelatihan Alat Permainan Edukatif Bermuatan Moderasi Beragama di PAUD: Meningkatkan Pemahaman Toleransi Sejak Dini
Abstract
Educational Game Tools Training Containing Religious Moderation in PAUD: Increasing Understanding of Tolerance from an Early Age. This service began with the lack of integration of religious moderation values in educational game tools in PAUD institutions. The main problem is the weak understanding and awareness of educators regarding the values of religious moderation. The purpose of implementing this service activity is to provide training in making educational game tools that contain religious moderation. The location of the service activity is at TK Aisyiyah IV Purwokerto, Banyumas Regency. The service method used is the service learning method. The service provider provides services in the field of education. The initial steps taken by the service provider are to map the problems of the assisted subjects through interviews and focus group discussions, determine the activity plan to be carried out, initial assistance, religious moderation seminars, training in making teaching materials containing religious moderation, training in making educational game tools containing religious moderation. The results of this service activity are: (1) Increasing educator awareness of the use of educational game tools; (2) Increasing educator skills in making educational game tools containing religious moderation; (3) Increasing educator abilities in using educational game tools containing religious moderation.
Pengabdian ini berawal dari kurangnya pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama dalam alat permainan edukatif di lembaga PAUD. Masalah utamanya adalah pada lemahnya pemahaman dan kesadaran pendidik mengenai nilai-nilai moderasi beragama. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan alat permainan edukatif yang bermuatan moderasi beragama. Lokasi kegiatan pengabdian bertempat di TK Aisyiyah IV Purwokerto Kabupaten Banyumas. Metode pengabdian yang digunakan menggunakan metode service learning. Pengabdi melakukan layanan pada bidang pendidikan. Langkah awal yang dilakukan pengabdi ialah melakukan pemetaan masalah subjek dampingan melalui wawancara dan focus group discussion, penetapan rencana kegiatan yang akan dilakukan, pendampingan awal, seminar moderasi beragama, pelatihan pembuatan bahan ajar bermuatan moderasi beragama, pelatihan pembuatan alat permainan edukatif bermuatan moderasi beragama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Meningkatnya kesadaran pendidik akan pemanfaatan alat permainan edukatif; (2) Meningkatnya keterampilan pendidik dalam pembuatan alat permainan edukatif yang bermuatan moderasi beragama; (3) Peningkatan kemampuan pendidik dalam penggunaan alat permainan edukatif yang bermuatan moderasi beragama.
References
Afwadzi, B. (2020). Membangun Moderasi Beragama dengan Parenting Wasathiyah dan Perpustakaan Qur’ani di Taman Pendidikan AL-Qur’an. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 16(2), 106–120.
Al Iftitah, I. I., & Syamsudin, A. (2022). Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 pada Lembaga PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2334–2344. https://doi.org/4. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.2079
Aurelius, Y., Bule, W., & Suswakara, I. (2024). Membangun Generasi Muda Toleran : Penguatan Moderasi Beragama di Desa Multi Agama. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 830–847.
BPS. (2021). Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2021.
Bustomi, Sukardi, I., & Astuti, M. (2024). Pemikiran Konstruktivisme dalam Teori Pendidikan Kognitif Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7906. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.37551
Hasibuan, A. N., Khadijah, Pitriana, E. R., Lubis, K. A. B., & Hasibuan, Y. A. (2023). Aspek Perkembangan Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini. Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 3(2), 37.
Jaenullah, Setiawan, D., Laili, N., & Rahmah, U. H. (2023). Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Bagi Guru Pendidikan Agama Islam Di Lingkungan Lembaga Pendidikan Ma ’ arif N ahdlatul Ulama Kota Metro Lampung. Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 143–150.
Kemendikbud RI. (2020). Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 11 Tahun 2020 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidnag Pendidikan Tahun Anggaran 2020. Petunjuk Operasional Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 174, 1–699.
Raihan, I. M., Nurhattati, & Kamaludin. (2025). Evaluasi Program Pelatihan dalam Pengingkatan Kompetensi Guru di PAUD : Systematic Literature Review. Journal on Rducation, 7(2), 8916–8928.
Rikawati, K., & Sitinjak, D. (2020). Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa dengan Penggunaan Metode Ceramah Interaktif. Journal of Educational Chemistry (JEC), 2(2), 40. https://doi.org/10.21580/jec.2020.2.2.6059
Rofiatun Nisa’, Sukiyanto, & Latifatul Mujtahidah. (2020). Pengaruh Kreativitas Guru Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Matematika. Jurnal Cendekia, 12(1), 48–57. https://doi.org/10.37850/cendekia.v12i1.85
Statistik, B. P. (2022). Statistik telekomunikasi Indonesia 2022.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323–348. https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113
Suwendi, Basir, A., & Wahyudi., J. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Kementerian Agama RI.
Wardani, I. R., Mirza Immama Putri Zuani, & Kholis, N. (2023). Teori Belajar Perkembangan Kognitiv Lev Vygotsky dan Implikasinya dalam Pembelajaran. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 332–346. https://doi.org/10.58577/dimar.v4i2.92
Zulfriman, R., Kustanti, M., Amelia, R., & Gusmirawati. (2024). Implementasi Metode Outdoor Learning dalam Membentuk Lingkungan Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan. AMI:Jurnal Pendidikan Dan Riset, 2(2), 70–76.





