Peningkatan Wisata Berkelanjutan Desa Wisata Turgo-Merapi Sleman melalui Edukasi Sapta Pesona, Kepemanduan dan Keselamatan Wisatawan

  • Novi Irawati Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Rekta Deskarina Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Meiana Maulida Hikmawati Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Ayustina Silvia Rando Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Emma Ardhanareswari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Irwan Tosofu Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Janu Putra Tri Cahyo Widodo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Maria Avilla Golu Baluk Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Nathan Athar Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Nissa Nuraisya Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Nindy Nadia Pratiwi Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Vivin Dewita Sari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
  • Yova Febrian Saputra Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
Keywords: Pariwisata Berkelanjutan, Sapta Pesona, Kepemanduan, Desa Wisata, UMKM

Abstract

Desa Wisata Turgo-Merapi memiliki potensi sebagai destinasi ekowisata berbasis komunitas yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata melalui edukasi Sapta Pesona, penyusunan panduan bagi pemandu wisata, serta penguatan aspek keselamatan wisatawan. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya partisipasi masyarakat serta kurangnya koordinasi dalam pengelolaan destinasi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pemandu wisata, pembuatan guide book, pemasangan signage, serta pendampingan bagi pelaku UMKM sektor teh dan kopi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pelayanan wisata, pemahaman terhadap prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, serta penguatan identitas produk lokal. Intervensi ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan di Desa Wisata Turgo-Merapi.

References

Agung, A. S., Yudiandri, T. E., & Ernawati, H. (2022). Literasi Digital Pelaku UMKM dalam Upaya Menciptakan Bisnis Berkelanjutan. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 1(2), 87-103.

Amirrulloh, A. (2025). Analisis Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial Sebagai Media Promosi Kampung Wisata Prenggan Kotagede Yogyakarta. Pringgitan, 5(2), 110-118.

Hadi, W. (2019). Menggali Potensi Kampung Wisata di Kota Yogyakarta sebagai Daya Tarik Wisatawan. Journal of Tourism and Economic, 2(2), 129-139.

Hidayat, I. K., & Rahayu, S. (2018). Good Tourism Governance Dalam Pengelolaan Kampung Wisata Di Kawasan Kotagede Kota Yogyakarta. Journal of Public Policy and Administration Research, 3(4), 545-561.

Lasalewo, T., Hariana, H., & Modjo, M. L. (2023). Peran Mahasiswa Kkn Dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Abdimas Terapan, 3(1), 5-10.

Maulana, R., Dewi, S. F., & Syaifulloh, M. (2024). Efektivitas Promosi melalui Media Sosial Instagram terhadap Minat Berkunjung Wisatawan di Agrowisata Kebun The Pagilaran Batang. Journal of Management and Digital Business, 4(1), 132-142.

Nursyamsu, L., & Marcillia, S. R. (2021). Kualitas Bangunan Atraksi Wisata pada Daya Tarik Wisata Budaya di Kotagede, Yogyakarta. Cakra Wisata, 23(1), 11-22.

Sugiarto, E., Makiya, K. R., & Irawati, N. (2024). Ritual Mapag Tanggal Sebagai Daya Tarik Pendukung Di Desa Wisata Turgo-Merapi: Sebuah Tinjauan Deskriptif. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 5(2), 193-203.

Published
2025-05-20
Section
Articles