Inovasi dan Empowerment Kelompok Tani Untuk Meningkatkan Pengelolaan Food Security di Desa Tanjung Morawa A
Abstract
Food security is also a national strategic issue that has become a key focus in sustainable development, particularly in the agricultural and rural sectors. This program aims to enhance the capacity and quality of farmer groups in Tanjung Morawa A Village, Tanjung Morawa Sub-district, Deli Serdang Regency, in supporting village food security initiatives aligned with national priorities. The approach is carried out through training based on dialogue, interactive discussions, and hands-on practice. Farmer groups were equipped with practical knowledge and strategies to overcome challenges in seed cultivation and the management of both agricultural and livestock sectors. One of the approaches introduced was the Kaizen method from Japan, which emphasizes continuous improvement based on participation and root-cause problem solving. This activity demonstrated that appropriate innovation and empowerment can effectively promote the active involvement of rural communities in realizing sustainable food security. As a result, participants showed increased understanding and motivation to commit to food security programs. This initiative marks the beginning of strengthening a community-based village food system that is adaptive, innovative, and self-reliant.
References
Adiaksa, F., Ilham, M., & Hasniah, S. (2023). Pemberdayaan kelompok tani melalui pelatihan teknologi tepat guna di desa pedesaan. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 12(1), 45-58.
Adiaksa, S., Ilham, M., & Hasniah. (2023). Peran kelompok tani terhadap peningkatan produktivitas petani padi di Desa Tembe Kecamatan Rarowatu Utara. Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi, 8(2), 317–328. https://doi.org/10.36709/jopspe.v8i2.136
Alpandari, D., & Prakoso, R. (2022). Pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan kelompok tani untuk ketahanan pangan berkelanjutan. Jurnal Agribisnis dan Sosial, 10(2), 101-115.
Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Pemberdayaan kelompok wanita tani dalam optimalisasi pekarangan sebagai ketahanan pangan keluarga. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 388–393. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.337
Chambers, R. (1997). Whose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications.
FAO. (2020). The State of Food Security and Nutrition in the World. Food and Agriculture Organization.
Harahap, M. (2023). Pemberdayaan kelompok wanita tani dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui optimalisasi pekarangan di Desa Sei Rotan, Deli Serdang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement). https://jurnal.ugm.ac.id/jpkm/article/view/99684
IFAD. (2018). Rural Development Report 2018: Fostering Inclusive Rural Transformation. International Fund for Agricultural Development.
Imai, M. (1986). Kaizen: The Key to Japan's Competitive Success. McGraw-Hill Education.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2024). Rencana Strategis 2020–2024.
Kurniasih, E., & Ratmono, D. (2021). Efisiensi penggunaan sumber daya air dan pupuk organik dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Jurnal Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(3), 120-132.
Kurniasih, E., & Ratmono, D. (2021). Model pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal untuk mencapai ketahanan pangan di perbatasan Indonesia–Malaysia. Jurnal Kawistara, 11(2), 221–234. https://doi.org/10.22146/jk.73042
Muhtarom, M. (2022). Pemberdayaan kelompok tani dalam program ketahanan pangan di Kabupaten Kebumen. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 3(1), 45–59. https://doi.org/10.21776/ub.agrisocionomics.2022.003.01.05
Narayan, D. (2002). Empowerment and Poverty Reduction: A Sourcebook. World Bank Publications.
Pretty, J. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263.





