Hubungan Kedisiplinan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa pada Jenjang Sekolah Dasar
Abstrak
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gugus 4 Sandubaya Mataram. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 95 siswa. Metode pengumpulan yang digunakan adalah angket dengan skala Likert dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menyesuaikan dengan variabel yang akan diukur yaitu kedisiplinan menggunakan angket (questioner) yang telah melalui uji validitas oleh dosen ahli dan uji realibilitas menggunakan rumus korelasi product moment. Adapun hasil belajar menggunakan data dokumentasi berupa nilai raport. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis berdasarkan perhitungan statistik menggunakan korelasi product moment diperoleh nilai rhitung sebesar 0,351 lebih besar sama dengan nilai rtabel sebesar 0,2017 (rhitung 0,351 ≥ rtabel 0,2017), dengan N = 95 pada taraf signifikan 5%, mengacu pada tabel interpretasi koefisien korelasi berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Dengan demikian dapat dinyatakan ada hubungan kedisiplinan dengan hasil belajar siswa.
Abstract: This study aims to determine the relationship between discipline and student learning outcomes. This type of research is descriptive, quantitative, using a correlational method. The population of this research is the fourth grade students of SDN Cluster 4 Sandubaya Mataram. The research sample, namely the fourth grade students, totaled 95 students. The collection method used is a questionnaire with a Likert scale and documentation. This research instrument adjusts to the variable to be measured, namely discipline using a questionnaire (questionnaire) that has been through a validity test by expert lecturers and a reliability test using the product moment correlation formula. The learning outcomes are documented using documentation data in the form of report cards. The research findings show that the results of hypothesis testing based on statistical calculations using product moment correlations obtained that the rcount value of 0.351 is greater than the rtable value of 0.12017 (rcount 0.351 ≥ rtable 0.17), with N = 95 at a significant level of 5%, referring to the interpretation table, the correlation coefficient is in the low category. This shows that the alternative hypothesis (Ha) is accepted while the null hypothesis (Ho) is rejected. Thus, it can be stated that there is a relationship between discipline and student learning outcomes.
Referensi
Elvira. (2021). Faktor Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan dan Cara Mengatasinya (Studi pada: Sekolah Dasar di Desa Tonggolobibi). IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 16(2), 93–98.
Fradiyati, S. (2016). Pengaruh Minat dan Kedisiplinan Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SDN Gesi 1 Tahun Ajaran 2015/2016.
Haderani. (2018). Tinjauan Filosofis Tentang Fungsi Pendidikan dalam Hidup Manusia. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 41–49.
Harahap, I. (2017). Pendekatan Al-Maṣlaḥah dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial. Yurisprudentia, 3(1), 47–65.
Jumrawarsi, N. S. (2020). Peran Seorang Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif. Ensiklopedia Education Review, 2(3), 50–54.
Karimah, U. (2018). Pondok Pesantren dan Pendidikan: Relevansinya dalam Tujuan Pendidikan. MISYKAT: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah Dan Tarbiyah, 3(1), 137. https://doi.org/10.33511/misykat.v3n1.137
Masruroh, S. (2012). Upaya Peningkatan Kedisiplinan Masuk Kegiatan Belajar Mengajar Melalui Layanan Konseling Individu pada Siswa Kelas VII H SMP Negeri 4 Surakarta Semester Satu Tahun 2011/ 2012. 1–11.
Nahar, N. I. (2016). Penerapan Teori Belajar Behavioristik dalam Proses Pembelajaran. Nusantar (Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial), 1, 64–74.
Nastiti Amalda, L. D. P. (2018). Pengaruh Motivasi Kerja Guru, Disiplin Kerja Guru, dan Kedisiplinan Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(1), 11–21.
Regina, D.B. Paranoan, F. A. (2015). Pengaruh Komitmen Organisasional Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Administrative Reform, 3(1), 91–103.
Rizky Agassy Sihombing, P. S. L. (2021). Peranan Penting Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Karakter di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 49–59.
Sudinata, M. A. (2017). Penerapan Tehnik Halaqah dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dii Madrasah Tsanawiyah Tarbiyatus Sibyan Bekasi.
Syam, A. R., & Arifin, S. (2017). Kedudukan Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidikan Islam di Era Globalisasi. Al-Asasiyya: Journal Basic of Education, 02(01), 1–12.
Tu’u. (2008). Peran Perilaku Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. PT Grasindo.



