Peningkatan Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Deteksi Dini Dan Pencegahan Sindrom Metabolik

  • Sumarni Universitas Tadulako
  • Junjun Fitriani
  • Nur Syamsi
  • Muhammad Rizqy Hanif
Keywords: Sindrom Metabolik,, Ibu Rumah Tangga,, Deteksi Dini

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami penyakit jantung koroner, diabetes melitus tipe 2, dan komplikasi metabolik lainnya. Kondisi ini ditandai oleh obesitas sentral, peningkatan tekanan darah, hiperglikemia, kadar trigliserida tinggi, dan penurunan kolesterol tipe High Density Lipoprotein (HDL). Di Indonesia, prevalensi sindrom metabolik terus meningkat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu rumah tangga dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan sindrom metabolik melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, edukasi, pelatihan pemeriksaan kesehatan sederhana, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan dan deteksi dini sindrom metabolik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu rumah tangga mengenai faktor risiko dan cara pencegahan sindrom metabolik. Pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif partisipatif mampu memberdayakan ibu rumah tangga sebagai agen perubahan dalam pencegahan penyakit tidak menular di tingkat keluarga dan masyarakat.

References

Firdausiyah, S. A. N., & Devi, D. K. (2025). Understanding Metabolic Syndrome: Causes and Prevention. Journal of Diverse Medical Research, 2(2), 6–16.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023.

Muhadi. (2016). JNC-8: Evidence-Based-Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. CDK, 43(1), 54–59.

Oo, A. N., Lininger, J., & Leelacharas, S. (2023). Associated Factors Related to Self-Management Behaviors among People with Type 2 Diabetes in Myanmar. Makara Journal of Health Research.

Sulymbona, N. (2024). Edukasi Gizi Pada Wanita Usia Subur. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 3(1), 55–59.

Tenge, W., Adam, A., & Alim, A. (2025). Makna Sosial Budaya di Balik Praktik Perawatan Anak dan Pencegahan Stunting Pada Keluarga Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Doda, Kabupaten Poso. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(3), 251–260.

Wang, W., Hu, M., Liu, H., & et al. (2021). Global Burden of Disease Study 2019 suggests that metabolic risk factors are the leading drivers of the burden of ischemic heart disease. Cell Metabolism, 33(10), 1943-1956.e2.

World Health Organization. (2023). Report of the meeting of the WHO South East Asia Regional Expert Group on Noncommunicable diseases (REG NCD).

Published
2026-02-04
Section
Articles