Penerapan Teknologi Fermentasi Probio_FM pada Pakan Berbasis Ikan Rucah untuk Mendukung Kemandirian Pakan Mitra Cafetaria Sehat Kuala Tungkal
Abstract
Feed is the main problem faced by Cafetaria Sehat farmers due to its relatively high cost. This community service program aims to produce an alternative feed through the formulation of pellets made from trash fish supplemented with the Probio_FM probiotic, intended to improve nutritional quality and reduce production costs. The program was carried out through five stages: observation, socialization, pellet-making training, laboratory testing and field application, and monitoring. Laboratory analysis showed that the three types of pellets produced contained high protein levels (22.80–24.59%), although fiber content remained above the SNI standards. Application of the fermented feed to ULU native chickens resulted in good growth performance, with harvesting at 58 days and a low mortality rate of 0.5%. In Sangkuriang catfish, the feed produced positive responses, indicated by good consumption rates and harvest size of 6–7 fish/kg at 62 days. The use of Probio_FM is presumed to enhance digestive efficiency, gut microbiota balance, and overall growth performance. This program successfully improved partners’ knowledge and skills in producing self-formulated feed using trash fish, thereby reducing dependence on commercial feed. Overall, the fermented trash-fish-based feed technology with Probio_FM is effective, economical, and has strong potential for sustainable application in community-based livestock and aquaculture enterprises.
References
Alfani, R., Lisnanti, E. F., & Rudiono, D. (2020). Pengaruh pemberian probiotik Bacillus subtilis dan Saccharomyces cerevisiae terhadap performa ayam layer umur 51 minggu. Jurnal Ilmiah Peternakan, 2(2), 70–80.
Arsène, M. M. J., Davares, A. K. L., Andreevna, S. L., Vladimirovich, E. A., Carime, B. Z., Marouf, R., Khelifi, I., (2021). The use of probiotics in animal feeding for safe production and as potential alternatives to antibiotics. Veterinary World, 14(2),319–328.
Bana, J.J., A.T. Karyawati, T.L. Boro, dan M. Danong. (2022). Laju pertumbuhan ayam kampung (Gallus gallus domesticus) yang diberi ransum dengan tingkat protein dan energi yang berbeda. Journal Science of Biodiversity, 3(2), 81-88.
Daud, M., M.A. Yaman., Z. Fuadi, dan Mulyadi. (2024). Populasi mikroba pada saluran cerna ayam pedaging yang diberi probiotik dan fitogenik sebagai feed additive dalam ransum. Jurnal Sain Veteriner, 42(3), 327-335.
Kholis, N., Mustagfirin, Purwanto, H., Khalish, Y. E. N., Wicaksono, B. (2023). Pemanfaatan ikan rucah sebagai bahan alternatif dalam pembuatan pakan ikan lele. Jurnal Abdi Masa. 4 (2), 148-159.
Maharani, S.D., A. Wahyuni, A.S. Junaedi, H. Triajie, dan M. Zainuri. (2025). Application of fish probiotics in catfish farming activities using biofloc system: low and high protein feed induction. Airlangga Journal of Innovation Management, 6(3), 562-578.
Mahajani, Y., Syahrudin, Djunu, S. S. (2026). Analisis protein dan lemak daging ayam broiler yang diberi tepung ikan red devil dan ikan rucah dengan level yang berbeda. FARM: Jurnal Ilmu Peternakan, 2(1), 8-15.
Manin, F., E. Hendalia, Yatno, dan I.P. Kompiang. (2003). Isolasi Bakteri Saluran Pencernaan Itik Lokal Kerinci, Sebagai Sumber Probiotik. Laporan Penelitian Hibah Bersaing.
Manin, F. E.Hendalia, Yatno dan I.P.Kompiang, (2004). Potensi saluran pencernaan itik lokal Kerinci sebagai sumber probiotik dan implikasinya terhadap produktivitas ternak dan penanggulangan kasus salmonellosis. Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 10(1), 12-19.
Manin. F., E. Hendalia, Yusrizal dan Nurhayati. (2006). Effect of Kerinci Duck’s Intestinal Probiotic (Bacillus circulans and Bacillus sp) as Feed Addtive on Broiler Performans. Proceedings of The 4th ISTAP “ Animal Production and Sustanable Agriculture in The Tropics” Faculty of Animal Sience, Gajah mada Uniersity, November 8 – 9, 2006. p : 276 – 286.
Manin F., E. Hendalia, dan A. Aziz. (2007). Isolasi dan produksi isolat bakteri asam laktat dan Bacillus sp dari saluran pencernaan ayam buras asal Lahan gambut sebagai sumber probiotik. Jurnal AGRITEK (Jurnal illmu-ilmu Pertanian, Teknologi Pertanian dan Kehutanan. Terakreditas No. 026/DIKTI/KEP/2005.Agritek Edisi Khusus Dies Natalis IPM ke-16 November 2007. Halaman 74-78
Manin, F., Ella Hendalia, dan Yusrizal. (2009). Penggunaan Berbagai Bakteri Bacillus dan Bakteri Asam Lakat Sebagai Sumber Probiotik dalam Air Minum terhadap Performans Ayam Broiler. Penelitian Hibah Bersaing Tahun 2009.
Naeem, M., F. Al-Marzooq dan A. Alshammari. (2025). Probiotics in poultry: unlocking productivity through microbiome modulation and gut health and immunity. Journal of Applied Poultry Research, 13(1), 1-15.
Pinandoyo, Syakirin, M. B., mardiana, T, Y. 2021. Pemanfaatan ikan rucah dan fermentasi kotoran ayam dalam pakan lele terhadap pertumbuhan dan kelulus hidupan lele sangkuriang (Clarias sp.). PENA Akuatika, 20 (1), 1-16.
Putri, S.E., Abdullah, F.M., Septiyaningsih, R., Aulia, F., dan Rahayu, T.P. (2025). Nutrisi seimbang untuk unggas: memahami pentingnya protein dan serat. Jurnal Ilmiah ilmu-ilmu Peternakan, 28 (1): 1-11.
Rafian, T., Fajri, F., Bilyaro, W., Lase, J. A., & Adam, M. F. (2024). Review: pengaruh penambahan probiotik terhadap performa ayam. Jurnal Peternakan Borneo, 3(1), 23–27. https://doi.org/10.34128/jpb.v3i1.31
Rangga, M. Y., S. Adibrata, D. Artika, dan Pinari. (2024). Pengaruh probiotik Probio_FMUBB terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias sp.) sistem keramba jaring tancap. PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan, 4(1), 29-38.
Reuben, R.C.; Sarkar, S.L.; Roy, P.C.; Anwar, A.; Hossain, M.A.; Jahid, I.K. (2021). Prebiotics, Probiotics and Postbiotics for Sustainable Poultry Production. World’s Poult. Sci. J. 77, 825–882.
Soeprijanto, A., Guntur, Fakhri, M. (2018). Application of Probiotic and Fermented Feed in the Nursery of Anguilla bicolor. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 20 (1), 19-22. https://doi.org/10.22146/jfs.34207
SNI 01-4087-2006 tentang Pakan Buatan Untuk Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dalam Budidaya Intensif.
SNI 7783.1:2013 tentang pakan ayam buras –Bagian 1: Starter (Umur 0-4 minggu)
SNI 7783.2:2013 tentang pakan ayam buras –Bagian 2: Grower (Umur 4-12 minggu)
SNI 7783.3:2013 tentang pakan ayam buras –Bagian 3: Layer (> 20 minggu)
Varianti, N. I., Atmomarsono, U., dan Mahfudz, L. D. (2017). Pengaruh pemberian pakan dengan sumber protein berbeda terhadap efisiensi penggunaan protein ayam lokal persilangan. Jurnal Agripet, 17(1), 53–59.
Wardiana, N. I., Lokapirnasari, W. P., Harijani, N., Al-Arif, M. A., & Ardianto, A. (2021). Probiotik Bacillus subtilis pada pakan ayam ras meningkatkan kualitas telur dengan perbedaan masa simpan. Jurnal Medik Veteriner, 4(1), 8–13. https://doi.org/10.20473/jmv.vol4.iss1.2021.8-13
Yang, X., Bist, R. B., Subedi, S., Guo, Y., Chai, L. (2025). The application of probiotics and prebiotics in poultry production and impacts on environment: a review. Encyclopedia 5(1), 1-12. https://doi.org/10.3390/encyclopedia5010035



