Edukasi dan Skrining Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju
Abstract
Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita usia subur, termasuk pada kelompok rentan seperti warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, pola konsumsi yang kurang memadai, serta rendahnya tingkat edukasi kesehatan, sehingga risiko anemia sering tidak teridentifikasi secara dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga binaan mengenai anemia, meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan gizi seimbang dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah, serta melakukan deteksi dini anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan Hb meter digital. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta skrining anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan warga binaan tentang anemia sebesar 12,22%, dari rata-rata 77,33% sebelum intervensi edukasi menjadi 89,55% setelah intervensi. Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan (100%) telah menjalani pemeriksaan kadar hemoglobin. Disimpulkan bahwa kegiatan edukasi dan skrining anemia efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendukung deteksi dini anemia pada warga binaan perempuan. Selanjutnya, kegiatan pengabdian masyarakat perlu diarahkan pada pelaksanaan pemantauan kadar hemoglobin secara berkala, penguatan edukasi gizi dan pencegahan anemia, serta pendampingan berkelanjutan melalui kolaborasi yang terintegrasi antara pihak lapas dan institusi pendidikan, guna meningkatkan mutu, efektivitas, dan keberlanjutan layanan kesehatan bagi warga binaan.
References
Amir, S., & Gz, S. (2025). Peran Zat Gizi Dalam Pencegahan Anemia. Anemia Gizi, 156.
Astuti, R. Y., & Ertiana, D. (2018). Anemia dalam kehamilan. Pustaka Abadi.
Attaqy, F. C., Kalsum, U., & Syukri, M. (2022). Determinan anemia pada wanita usia subur (15-49 tahun) pernah hamil di Indonesia. Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(2), 220–233.
Cascio, M. J., & DeLoughery, T. G. (2017). Anemia: evaluation and diagnostic tests. Medical Clinics, 101(2), 263–284.
Febriani, S. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN-3 kota Palangka Raya. Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Fund, K. K. R. I. dan U. N. C. (2023). Gizi Ibu di Indonesia: Analisis Lanskap and Rekomendasi. Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/media/21756/file/Gizi Ibu di Indonesia Analisis Landskap dan Rekomendasi.pdf
Haninggar, R. D., & Anwar, Y. (2025). Intervensi Edukasi Berbasis Media Booklet Anemia Dilengkapi “Stiker Isi Piringku” Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Marendeng, 9(3), 296–307.
Haninggar, R. D., Mahmud, A., & Nurdiana, N. (2024). Pemberdayaan Kader Dalam Pencegahan Dan Penanganan Anemia Pada Ibu Hamil. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(2), 2175–2185.
Khobibah, K., Nurhidayati, T., Ruspita, M., & Astyandini, B. (2021). Anemia Remaja Dan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 3(2), 11–17.
Lasiyo, Y. S., & Ramdhan, D. H. (2024). Pekerja Perempuan dengan Anemia, Implikasinya terhadap Health-related Absenteeism. 1. Manfaat Dan Tantangan Penggunaan Herbal Pada Masa Nifas: Scoping Review, 9(3), 200–214.
Lubis, D. R. (2022). Deteksi Dini Anemia Melalui Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Puteri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita, 3(01).
Nugroho, K. P. A., Merdekawati, W., & Hekakaya, J. M. (2017). Hubungan Perilaku Makan dan Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Kabupaten Fakfak Papua Barat. Journal of Health (JoH), 4(2), 92–99.
Nuraini, S. (2018). Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum Menstruasi dan Pasca Menstruasi. STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.
Organization, W. H. (2025). Global anaemia estimates.
Pitaloka, A., Ismarwati, I., & Sholikah, M. P. (2025). Perbandingan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit Saat Menstruasi dan Sesudah Menstruasi pada Remaja Putri. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 827–836.
Rahayunigtyas, P. S., Pangestuti, D. R., & Rahfiludin, M. Z. (2018). Hubungan asupan gizi dengan indeks massa tubuh (IMT) dan kadar hemoglobin narapidana umum wanita Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(4), 224–237.
Rahmawati, R., Farik, A. A., Akifah, G., & Fajeriyati, N. (2024). Edukasi Pentingnya Senyawa Fe dalam Mengatasi Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 2(1), 30–36.
Samah, K. (2025). Anemia, Krisis yang Terabaikan. Gramedia Pustaka Utama.
Susanti, N. L. P. D., Agustini, N. K. T., KetutSwarjana, I. K. I., Diyu, I. A. N. P., Lewar, E. I., Mastryagung, G. A. D., … Kusuma, I. G. A. A. (2025). Program Manajemen Pencegahan Anemia melalui Pendekatan Multidisiplin pada Remaja Putri di Wilayah Binaan Desa Melinggih. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(10), 5059–5071.
Yulianti, A., Aisyah, S., & Handayani, S. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri. Lentera Perawat, 5(1), 10–17.





