Edukasi Pola Hidup Bersih Sehat Dan Kepedulian Lingkungan Melalui Pengelolaan Sampah Bagi Siswa Pondok Pesantren Al Fath Gebang
Abstract
Personal and environmental cleanliness are important components in promoting clean and healthy living practices and fostering environmental awareness. However, knowledge and practices related to waste management in educational settings still need to be strengthened through contextual and participatory education. This community engagement program aimed to improve students’ understanding and environmental awareness regarding clean and healthy living practices and waste management at Al Fath Islamic Boarding School in Gebang. The program was conducted through socialization, interactive discussions, training, hands-on waste-sorting activities, and evaluation using pretests and posttests. The results showed an improvement in students’ understanding, as indicated by an increase in the average score from 59.9% in the pretest to 88.3% in the posttest, representing an increase of 28.4 percentage points. The highest improvement was observed in the students’ ability to sort waste, which increased from 55.0% to 90.0%, representing a 35.0 percentage-point increase. In addition, students’ awareness of environmental cleanliness increased from 64.0% to 91.7%. These findings indicate that an educational approach combined with interactive discussions and hands-on practice can improve students’ understanding and awareness of clean and healthy living practices and waste management. Program sustainability through routine practice, adequate waste-sorting facilities, and regular monitoring is needed to support consistent behavioral implementation within the boarding school environment.
References
Arief, H., Sholiha, M., Tersta, F. W., Iryani, E., Jufri, S., & Hasani, S. (2025). Penanaman budaya perilaku hidup bersih dan sehat melalui peningkatan pengetahuan pada santri pondok pesantren. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Pedoman umum pengkajian risiko bencana. BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Indeks risiko bencana Indonesia. BNPB.
Firdausi, M. Y., Imaduddin, R., Prapantja, Y., & Zulfitria, Z. (2026). Effectiveness of waste sorting training programs in Indonesia. EDUPEDIA, 10(1), 158–166. https://doi.org/10.24269/ed.v10i1.3617
Hafidoh, H., Oktaviani, A. M., & Nabila, S. (2026). Integrasi edukasi pemilahan sampah organik dan non-organik dengan program anak peduli lingkungan di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1). https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11332
Hidayati, N., & Prakoso, B. (2022). Pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan siswa. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 6(2), 97–105.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Strategi nasional perilaku hidup bersih dan sehat. Kemenkes RI.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022a). Pedoman pengelolaan sampah berbasis satuan pendidikan. KLHK.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022b). Pedoman pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan. KLHK.
Lestari, E., & Wibowo, A. (2023). Implementasi prinsip 3R dalam pengelolaan sampah sekolah. Jurnal Pendidikan Berkelanjutan, 4(2), 88–96.
Luo, L., Yang, Q., Qiao, D., Cao, Y., Ding, J., Ma, H., & Wei, J. (2025). How does environmental education affect college students' waste sorting behavior: A heterogeneity analysis based on educational background. Journal of Environmental Management, 389, 126064. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2025.126064
Martalasari, M., Wahyuni, S., Dinata, M., et al. (2025). From waste to blessings: Waste management innovations at Islamic boarding school. Dinamisia: Jurnal Community Service.
Nguyen-Viet Bang, N.-V., Nguyen, Y. T. H., Luong, L.-C., & Nguyen-Khanh Ngan, N.-K. (2025). Towards sustainable education: Investigating waste source sorting behavior among students in Vietnam. Social Sciences & Humanities Open, 11, 101446. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101446
Putra, R., & Sari, M. (2021). Pembiasaan perilaku hidup bersih di lingkungan pendidikan berasrama. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(1), 45–52.
Putri, A. R., & Yuliana, S. (2023). Pemberdayaan siswa sebagai agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Berkelanjutan, 4(1), 60–69.
Rahmawati, I., & Kurniawan, B. (2024). Program edukasi kesehatan lingkungan berkelanjutan di lembaga pendidikan. Jurnal Community Service, 9(2), 101–110.
Rahmawati, I., Setyawan, B., & Lestari, S. (2024). Peran kelembagaan dalam keberlanjutan program kesehatan lingkungan berbasis komunitas pendidikan. Jurnal Community Service, 9(1), 21–30.
Sari, D. P., & Nugroho, A. (2022). Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 134–143.
Sitohang, A. C., Ujianto, & Riyadi, S. (2025). Pengabdian masyarakat dalam mengatasi permasalahan lingkungan pondok pesantren At-Tahririyah. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional.
Suud, F. M., Widigdo, M. S. A., & Kibtiyah, M. (2025). Meningkatkan perilaku peduli lingkungan sehat melalui pelatihan pengelolaan sampah. JCOMENT: Journal of Community Empowerment.
Tanjung, A., Rachman, I., & Matsumoto, T. (2024). The impact of environmental education, knowledge, and facility on pre-service teachers’ intention toward waste separation and recycling on campus: Teacher education institution in Indonesia case study. Journal of Material Cycles and Waste Management, 26, 3917–3927. https://doi.org/10.1007/s10163-024-02043-0
UNESCO. (2023). Education for sustainable development: Learning objectives and approaches. UNESCO Publishing.
Wulandari, D., & Santoso, H. (2023). Peran media visual dalam edukasi kesehatan lingkungan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 33–41.
Yusuf, R., & Fajri, I. (2022). Differences in behavior, engagement and environmental knowledge on waste management for science and social students through the campus program. Heliyon, 8(2), e08912. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08912



